[Review] Luna Torashyngu - Golden Bird: Ultimate

Judul: Golden Bird: Ultimate (Goodreads)
Series: Beauty and the Best #5
Pengarang: Luna Torashyngu
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 9786020302720
Tahun: Jakarta 2014
Tebal: 272 hlm.
Rating: 5/5 stars
Format: Paperback
Mulai: 1 Agustus 2015
Selesai: 2 Agustus 2015

Review ini akan mengandung spoilers dari buku sebelumnya dalam seri ini.


Sinopsis:
Dunia dilanda krisis nuklir. Sejumlah rudal antarbenua berhulu ledak nuklir di beberapa negara dikabarkan hilang. Amerika Serikat tentu saja menjadi negara yang paling dipusingkan dengan hilangnya rudal-rudal nuklir tersebut. Jika rudal-rudal tersebut jatuh ke tangan teroris atau negara yang sedang terlibat konflik dengan negara lain, dunia akan terancam perang nuklir yang bisa memusnahkan peradaban di muka bumi ini.

Muri membantu NSA (National Security Agency) menemukan rudal-rudal yang hilang tersebut. Dia menyusuri jalanan kota Jakarta yang macet, pelabuhan di Hong Kong yang ramai, dan indahnya alam pegunungan di Jepang. Dia harus berpacu dengan waktu untuk bisa melumpuhkan program peluncur rudal tersebut dan menemukan siapa yang bertanggung jawab atas semua ini, sebelum Perang Dunia Ketiga terjadi. Tak disangka petualangan juga membawa Muri ke masa lalunya, yang sangat ingin dilupakannya.

Tidak hanya masa depan dunia yang ada di tangan Muri, tapi juga masa depan kehidupan dan cintanya sendiri...

Review:
Aku sebetulnya agak bingung mau tulis apa lagi tentang buku ini. Pada dasarnya komentarku tentang buku ini akan mirip dengan buku-buku sebelumnya dalam seri ini karena memang mereka satu kesatuan. Meskipun tidak terlihat dari sinopsisnya, jalan cerita dalam buku ini masih lanjutan dari Golden Bird:Alpha.

Salah satu hal yang saya suka dari buku ini adalah semakin lengkapnya cerita tentang masa lalu Muri. Selain itu, masih banyak potongan kode program dan teka-teki yang berbeda dari buku sebelumnya. Itu semua membuat aku sangat menyukai buku ini, bahkan lebih dari buku-buku sebelumnya. Mungkin karena ini buku terakhir dari seri ini sehingga aku tidak dapat membaca kelanjutan cerita Muri lagi.

Karakter favoritku dalam buku ini adalah Yoshiki. Awal pertemuan dia dengan Muri yang diceritakan di buku ini lucu banget. Dan aku bisa memvisualisasikan hal ini dengan cukup baik juga. Jalan cerita dalam buku ini kadang bisa ditebak, kadang tidak. Sangat khas tulisan Luna Torashyngu.

Sebetulnya aku berharap akan ada kelanjutan dari buku ini. Terutama yang berkaitan dengan CFC karena itu pasti seru banget kalo dijadikan buku tersendiri. Overall, 5 dari 5 bintang untuk buku ini. Setelah ini sepertinya aku harus puasa buku-buku Luna Torashyngu, tidak ada lagi seri dia yang belum kubaca :(

Comments

Popular posts from this blog

Share the Love 2017: #Giveaway oleh @mandewi dan @afifahtamher

2018 Reading Goals